https://botvkalimayanews.com/indeks/
Daerah  

Dukung Program 100 Hari Kerja. Kecamatan Tirtayasa Gelar Musrenbang /RKPD TA 2027 Menuju Serang Bahagia

Serang [Banten] botvkalimayanews.com||Dalam mendukung Program 100 hari Kerja Pemerintahan Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang-Banten menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027 di aula Kecamatan Tirtayasa. Selasa, (27/10/26).

Camat Tirtayasa, Munapri, SE. MM, Sekretaris Camat, Asef, dan Forkopimcam Tirtayasa, Para Kades, Sekdes, kader PKK Sekecamatan Tirtayasa serta para Tokoh Masyarakat.

Musrembang RKPD ini juga dihadiri Kabid Badan Perencanaan Pembangunan Riset Inovasi Daerah (Bapperidal) Kabupaten Serang, Amar Ma’rup beserta rombongan.

Camat Tirtayasa dalam sambutanya menyampaikan, untuk tahun ini ada yang berbeda, ada program kerja 100 hari OPD, yang di canangkan bupati Serang 100 hari kedepan ada program kerja prioritas, diantaranya penangan sampah, Isbat Nikah, program dukungan Kecamatan sehat, Penangan bencana, dampak dari musim penghujan, khususnya di desa tengkurak yang menjadi bencana banjir musiman akibat luapan sungai Ciujung.

Menurut Munapri, selam ini belum ada penangan sampah dengan baik, baik di kecamatan Tirtayasa maupun tingkat kabupaten Serang.

“Mudah-mudahan dengan adanya program ini ada ide-ide kreatif dan inovasi dalam penangananya

Dia berharap, dalam penanganan bencana pemerintah kecamatan Tirtayasa sudah melakukan upaya dan berkordinasi dengan pihak terkait yang terjun langsung ketitik rawan bencana mudah-mudahan ada solusi terbaik.

Kabid Bapperidal, Amar Ma’rup juga menyampaikan, tanggal 27 Januari 26 ini dimulainya program kerja 100 hari OPD, dan baru kali pertama Musrenbang kecamatan dihadiri oleh tim Bapperinda.

Hadirnya Bapperinda dalam Musrenbang kecamatan Tirtayasa ini untuk menampung usulan dan menyepakati rencana pembangunan mulai dari tingkat desa, kecamatan.

“Ini merupakan pendekatan Bottom Up untuk menjaring aspirasi, menetapkan skala prioritas, dan mengintegrasikannya dalam rencana kerja pemerintah daerah menuju Serang bahagia,” Ujarnya.

Sekdes Desa tengkurak, Hendara Saputra menanggapi apa yang disampaikan Kabid Bapperinda.

“Adanya Musrenbang Kecamatan ini kami anggap hanya serimoni saja, kerenakan setiap usulan yang di sampaikan ke pemerintah daerah tidak di jadikan Prioritas realisasi, maka kami berupaya usulan program desa melalui dewan yang cepat realisasi.” Ucap Hendar.

Hendar, mengaku warga Tengkurak belum termasuk warga Serang bahagia sebelum ada pemerintah daerah merelokasi warga Tengkurak yang tinggal di bantaran sungai Ciujung, yang sering mengalami banjir dampak dari luapan air Ciujung yang terkontaminasi limbah.

“Selama sungai Ciujung tidak di normalisasi, warga yang tinggal di bantaran sungai akan mengalami kejadian yang sama,” Tandasnya.

Diakhir acara panitia membacakan usulan desa Sekecamatan Tirtayasa yang di sampaikan kepada panitia, usulan yang paling dominan di setiap desa, diantaranya, insprastruktur jalan, Penerangan Jalan Umum (PJU) dan ada beberapa Desa mengusulkan Tunjangan Hari Raya (THR).

[Suprani/ IWOI Kabser]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *