Karawang [Jabar] botvkalimayanews.com||Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Karawang menggelar Renungan Kebangsaan di Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok, Minggu (08/02/2026) sore.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 IWO Indonesia yang jatuh pada 9 Februari 2026.
Mengusung tema “Pers Merawat Ingatan Bangsa, Jurnalis Menjaga Nurani Demokrasi”.
Kegiatan ini menegaskan kembali komitmen insan pers untuk berpegang pada integritas, akurasi, dan tanggung jawab dalam menjalankan fungsi jurnalistik.
Acara berlangsung mulai pukul 16.30 WIB hingga 19.00 WIB di kawasan bersejarah Rengasdengklok, yang memiliki makna penting dalam perjalanan kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua Pelaksana, Dedi MK, mengatakan, pemilihan Rengasdengklok bukan tanpa alasan. Tempat tersebut, menurut dia, merupakan simbol keberanian dalam menentukan arah bangsa di masa genting.
“Rengasdengklok mengajarkan keberanian dalam menentukan sikap. Spirit itu relevan dengan tugas pers hari ini, yakni berani menyampaikan kebenaran di tengah berbagai tekanan,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan pengumpulan peserta di Sekretariat IWO-I Jasmine pukul 14.30 WIB untuk registrasi dan pengarahan.
Peserta kemudian bertolak konvoi menuju lokasi pada pukul 16.00 WIB. Acara resmi dibuka pukul 16.45 WIB, dilanjutkan pembacaan doa serta refleksi sejarah Rengasdengklok dan pemaknaan peran pers dalam demokrasi.
Momentum renungan dipusatkan pada doa bersama dan refleksi HUT ke-8 IWO Indonesia sebagai bentuk introspeksi moral insan pers.
Kegiatan ditutup dengan dokumentasi dan silaturahmi bersama pengurus pusat dan daerah.
Ketua IWO Indonesia DPD Karawang, Syuhada Wisastra, Amd., CHRM. menegaskan bahwa HPN dan HUT ke-8 harus menjadi titik penguatan soliditas organisasi.
“Jurnalis IWO Indonesia harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kebenaran. Delapan tahun IWO Indonesia berdiri di negeri ini, dan tiga tahun berkembang di Karawang. Jangan pernah lelah belajar, jangan takut bersuara, dan jangan tergoda meninggalkan integritas demi kepentingan sesaat,” Tegasnya .
Masih kata Ketua DPD Kerawang,mengaku, perjalanan organisasi di Karawang bukan hal mudah.
Selama 25 tahun dirinya berkarier di dunia industri sebelum memutuskan hijrah dan membangun organisasi pers.
“Kami tiga tahun terakhir belajar membangun IWO Indonesia di Karawang. Alhamdulillah, kini anggota mencapai sekitar 65 orang, dan lebih dari 50 hadir dalam kegiatan ini. Kekompakan adalah kunci,” ujarnya.
Syuhada juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan digelar tanpa pungutan biaya dari anggota. [Redaksi]
IWO-I KAB. SERANG








