Oleh : Suwadi, SH, MH. Praktisi Hukum/ Penasehat Hukum Botvkalimayanews
Dari perspektif hukum tata negara, peran guru sangat penting dalam memajukan sebuah bangsa.
Guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) suatu bangsa.
Berikut beberapa peran guru dalam memajukan sebuah bangsa. :
1. Membentuk karakter bangsa : Guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan nilai-nilai bangsa, seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab.
2. Meningkatkan kualitas SDM : Guru berperan dalam meningkatkan kualitas SDM suatu bangsa dengan memberikan pendidikan dan pelatihan yang berkualitas:
3. Mencerdaskan kehidupan bangsa: Guru memiliki peran dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan zaman;
5. Membangun kesadaran hukum : Guru dapat berperan dalam membangun kesadaran hukum dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan hukum;
6. Mengembangkan inovasi dan kreativitas : Guru dapat mendorong inovasi dan kreativitas siswa untuk menghadapi tantangan zaman dan meningkatkan kemajuan bangsa;
Dalam UUD 1945, Pasal 31 ayat (1) menyatakan bahwa “Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan”.
Guru memiliki peran penting dalam mewujudkan hak tersebut dan memajukan bangsa melalui pendidikan yang berkualitas.
Dalam konteks hukum tata negara, guru juga memiliki peran dalam:
☑️Meningkatkan kesadaran konstitusi dan hukum;
☑️Membangun budaya hukum dan demokrasi;
☑️Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan hukum;
☑️Mengembangkan inovasi dan kreativitas dalam bidang hukum dan pendidikan.
Dengan demikian, peran guru sangat penting dalam memajukan sebuah bangsa dan meningkatkan kualitas SDM suatu bangsa.
Dari perspektif sosial dan keadilan, peran guru sangat penting dalam memajukan masyarakat dan meningkatkan keadilan sosial. Berikut beberapa peran guru:
1. Meningkatkan kesetaraan akses pendidikan : Guru berperan dalam meningkatkan kesetaraan akses pendidikan bagi semua anak, tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, atau agama;
2. Membangun kesadaran sosial: Guru dapat membangun kesadaran sosial siswa tentang isu-isu sosial, seperti kemiskinan, kesenjangan, dan diskriminas;
3. Mengembangkan empati dan toleransi : Guru dapat mengembangkan empati dan toleransi siswa terhadap perbedaan dan keberagaman;
4. Meningkatkan partisipasi masyarakat : Guru dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pendidikan dan pembangunan sosial;
5. Mengidentifikasi dan mengatasi kebutuhan khusus: Guru dapat mengidentifikasi dan mengatasi kebutuhan khusus siswa, seperti siswa dengan disabilitas atau siswa dari latar belakang yang kurang mampu;
6. Membangun komunitas yang inklusif : Guru dapat membangun komunitas yang inklusif dan mendukung siswa dari berbagai latar belakang;
7. Mengembangkan keterampilan hidup: Guru dapat mengembangkan keterampilan hidup siswa, seperti keterampilan sosial, emosional, dan ekonomi.
Dalam konteks keadilan sosial, guru berperan dalam:
☑️Mengatasi kesenjangan pendidikan:
☑️Meningkatkan akses pendidikan bagi kelompok marginal;
☑️Membangun kesadaran tentang hak-hak asasi manusia;
☑️Mengembangkan kebijakan pendidikan yang adil dan inklusif.
Dengan demikian, peran guru sangat penting dalam memajukan masyarakat dan meningkatkan keadilan sosial.
Salam Redaksi.






