Satgas Sampah Liar Mandul, Program Mulia Walikota “Serang Bersih dan Serang Hijau” Jalan Ditempat
Serang [Banten] botvkalimayanews.com|| Pemandangan yang kurang enak di mata terlihat merusak pemandangan, bagaimana tidak, selain bau busuk, disana terlihat timbunan sampah yang ada di beberapa lokasi.
Di lapangan, timbunan sampah yang berada pada lokasi pertama tepatnya tak jauh berada di belakang gedung SD Negeri Cilampang.
Sedangkan lokasi lainnya adalah terletak berada di sepanjang jalan Frontage, dan Taman Mutiara kelurahan Unyur.
Apa jadinya jika timbunan sampah disana yang serta merta bisa dapat mengganggu kwalitas dan aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), yang tentunya dapat merugikan semua pihak, terlebih saat ini cuaca ekstrim dengan intensitas curah hujan yang tinggi, aa yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan masyarakat menjalankan aktivitasnya.
Diketahui, dalam rangka menertibkan sampah liar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang dikabarkan telah membentuk Satgas sampah liar, namun dengan keberadaan sampah liar yang ada ini cukup memberikan Sinyalemen Satgas ini tidak serius melaksanakan fungsinya.
Bidang Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas (BPSLB3PK) pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang yang bertanggungjawab dengan kondisi ini diminta jangan tidur dan terlena melaksanakankan Tupoksinya dalam penanganan pengelolaan persampahan yang ada di kota Serang, agar program mulia walikota Serang Budi Rustandi yakni “Serang Bersih dan Serang Hijau” salah satu program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Serang yang bersinergi langsung dengan program Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dapat tercipta.
Sementara itu, Ketika di konfirmasi awak media, Rabu, (17/12/2025), Kepala Kelurahan Unyur, Nana Heryatna, S. Kom, M. Kom, terkait penumpukan sampah yang ada di wilayahnya ini mengaku pihaknya akan terus meninjau langsung lokasi-lokasi yang rawan menjadi tempat pembuangan sampah liar.
Bahkan Nana mengungkapkan, pihaknya akan memasang CCTV di lokasi-lokasi tertentu, agar pelaku pembuang sampah akan mudah teridentifikasi.
Hal ini ucapnya, adalah sebagai wujud perhatian pihak pemerintahan kelurahan Unyur terhadap persoalan kebersihan lingkungan.
“Bagi warga yang kedapatan membuang sampah tidak pada tempatnya, maka akan kami berikan teguran dan sanksi sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Serang.
Nana akan meminta kepada mereka (Pelaku/red) untuk membuat surat pernyataan dan Video singkat agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.
“Peran Ketua RT dan RW sangat penting. Kami juga akan memberikan sanksi bagi RT dan RW yang tidak aktif menegur warganya yang melanggar, karena ini adalah tanggung jawab bersama di tingkat paling bawah.” Tegasnya.
Nana menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadarannya dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami menghimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam pengelolaan sampah, terutama menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan, khususnya di saluran air atau sungai,” himbauan.
Nana juga mengajak masyarakat dalam dapat mengelola sampah agar memberikan manfaat
“Kami mengajak warga untuk mulai memilah sampah rumah tangga dari sumbernya. Ini adalah langkah kecil namun sangat berdampak besar bagi kelestarian lingkungan kita.
Saya optimistis, dengan kerjasama yang baik antara pemerintah kelurahan dan masyarakat, lingkungan di wilayah kita akan menjadi lebih bersih, sehat, dan indah,” tambahnya.
Solusi sementara adalah pengangkutan cepat, namun Nana mengaku pihaknya membutuhkan penanganan yang lebih permanen agar masalah tumpukan sampah liar tidak berulang di masa depan.
“Kami terus berupaya membentuk kelompok pengelola sampah berbasis masyarakat, yaitu Bank Sampah yang Alhamdulillah di Kelurahan Unyur dari jumlah 30 RW Sudah terbentuk Bank sampah di 13 RW.
Nana menjelaskan, bank sampah tersebut dapat menguatkan edukasi agar pengurangan volume sampah dapat dilakukan sejak dari sumbernya.
“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Camat untuk mencari langkah-langkah strategis dan dukungan sumber daya dalam mengatasi tantangan utama pengelolaan sampah di kelurahan Unyur yang kita cintai.”Ujarnya lagi. [Silvi]
Editor : Agung








