Tangerang Selatan Botvkalimayanews.com||– Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan mengadakan pelatihan gratis bagi pemilik, pengelola, dan penjamah pangan dari berbagai usaha kuliner, termasuk restoran, jasa boga, serta industri tahu dan tempe kedelai. Acara ini, yang berlangsung pada Kamis (21/05/2025), diikuti oleh 45 peserta dari berbagai usaha makanan di wilayah Tangsel.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan penerapan standar higiene serta sanitasi untuk menjamin keamanan pangan. Dengan metode tatap muka, peserta mendapatkan materi komprehensif dari tim Dinas Kesehatan dan Hakli, yang mencakup kebijakan keamanan pangan, personal higiene, cemaran dan penyakit bawaan pangan, pembersihan dan sanitasi, serta pemeliharaan lingkungan kerja.
Sebagai bagian dari evaluasi, peserta menjalani post-test untuk mengukur pemahaman mereka setelah sesi pelatihan.
Ketua APJI DPC Tangerang Selatan, Michael, turut hadir atas undangan langsung dari Bapak Ikhsan dari Dinas Kesehatan Tangsel. Kehadiran APJI memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha jasa boga dalam menciptakan ekosistem pangan yang lebih higienis dan berkualitas.
Michael menyatakan dukungannya terhadap program ini dan menegaskan komitmen APJI dalam mendorong anggotanya untuk aktif mengikuti pelatihan serupa guna meningkatkan profesionalisme sekaligus menjamin perlindungan konsumen.
Dinas Kesehatan juga mengingatkan bahwa penjamah pangan dari usaha kategori tertentu diwajibkan mengikuti pelatihan sebagai standar operasional usaha.
Amelisah M.H, perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, berharap program ini dapat meningkatkan keamanan pangan di wilayahnya dan berdampak positif pada kesehatan masyarakat.
Sementara itu, Ibu Andriani Leniawati, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada UMKM binaannya. Ia menekankan pentingnya pelatihan ini dalam meningkatkan keterampilan menjaga kebersihan pangan serta memperoleh Sertifikat Layak Higiene Sanitasi (SLHS).
[Saprudin] IWO-I