https://botvkalimayanews.com/indeks/

MIRIS !! Bahan Pangan dan Peralatan MBG Dicuci di Kali 

Dugaan Pelanggaran SOP, Satgas MBG di Minta Turun

“Air sungai itu bersih, bukan bekas air BAB seperti yang dituduhkan”

Madina [Sumut] botvkalimayanews.com||Dugaan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumut memantik perhatian publik dan pengawas.

Pengawas MBG Bukit Malintang, Wahyu, membenarkan bahwa air sungai digunakan dalam aktivitas mencuci peralatan makan serta bahan pangan di dapur MBG setempat.

Ia menyebut kondisi tersebut dilakukan karena keterbatasan sumber air bersih.

Menurut Wahyu, pihak pengelola sebelumnya telah berupaya menyediakan sumber air mandiri melalui pembuatan sumur bor. Namun, air dari sumur tersebut dinilai tidak layak digunakan karena berwarna kuning.

“Kami sudah buat sumur bor, tapi airnya kuning. Karena itu, kami mencuci di sungai,” ujar Wahyu saat dikonfirmasi.

Meski demikian, Wahyu membantah tudingan bahwa air sungai yang digunakan merupakan air tercemar limbah buang air besar. Ia menegaskan air sungai yang dimanfaatkan berada dalam kondisi bersih.

“Air sungai itu bersih, bukan bekas air BAB seperti yang dituduhkan,” tegasnya.

Sebelumnya, kekhawatiran disampaikan masyarakat Bukit Malintang. Warga menilai penggunaan air sungai yang hulunya digunakan untuk mandi, mencuci, dan BAB berpotensi membahayakan kesehatan anak-anak penerima MBG.

Perbedaan pandangan antara masyarakat dan pihak pengelola MBG memicu desakan agar Satuan Tugas MBG Kabupaten Mandailing Natal turun langsung melakukan pengecekan lapangan secara menyeluruh.

Warga meminta evaluasi terhadap kelayakan sumber air, proses pengolahan makanan, serta kepatuhan pelaksana terhadap SOP MBG.

Hingga kini, masyarakat masih menantikan langkah konkret pemerintah daerah untuk menjamin keamanan dan tujuan utama program nasional tersebut.

[Magrifatulloh Lbs]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *