https://botvkalimayanews.com/indeks/
PEMDA  

Miris ! Plafon RSUD Banten Kupak Kapik Alami Kebocoran Saat Hujan 

DPRD Diminta Panggil Manajemen RSUD Banten

Serang [Banten] botvkalimayanews.com|| Hujan yang terus menguyur dari pagi hingga siang di Serang Banten membuat beberapa wilayah tergenang air.

Walau intensitas curah hujan tidak begitu deras genangan air yang ada tidak begitu mengganggu aktivitas warga.

Namun tidak begitu yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten, sekelas RSUD kebanggaan warga Banten ini terlihat terjadi kebocoran pada bagian Plafonnya saat hujan mengguyur sehingga air menggenangi lantai. Rabu, (17/12/2025).

Lihat saja, walau intensitas curah hujan yang tidak begitu deras namun sangat disayangkan, terdapat di koridor belakang akses menuju ruang IGD yang berseberangan dengan ruang Central Operasi, terlihat kucuran air yang jatuh dari plafonnya yang mengalami kebocoran membuat lantai tergenang air.

Kebocoran yang dapat mengganggu aktivitas pejalan kaki yang melintas di koridor, terlebih saat kegiatan pelayanan saat membawa pasien menuju ke ruangan atau gedung lain.

Tak cuma itu, yang lebih parah lagi terlihat, bak air terjun yang jatuh dari plafon yang ada diujung koridor akses jalan dari gedung Rajawali menuju lobby gedung Garuda belakang mengalami kebocoran yang sama seperti pada koridor menuju ruangan IGD, namun di koridor ini kebocorannya lebih parah lagi.

Pantauan BOTV, kedua lokasi yang mengalami kebocoran sepertinya terkesan tidak mendapatkan perhatian yang serius dari manajemen RSUD Banten, dari segi Maintenance atau pemeliharaan.

Bisa jadi, bila ditelusuri, hal bseoerti itu bukan hanya ada di kedua lokasi itu, atau mungkin lebih parah lagi.

Sebaiknya pihak yang berwenang selaku stakeholder RSUD Banten lebih intens lagi dalam hal pemeliharaan setiap sudut dan titik yang ada pada gedung rumah sakit yang menjadi kebanggaan masyarakat Banten.

Kepada wakil rakyat yang juga punya fungsi sebagai kontrol dan pengawasan terutama dalam hal anggaran, hal ini sebaiknya menjadi atensi yang serius, meminta penjelasan, menegur dan mengingatkan, bila perlu  memanggil manajemen RSUD Banten melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mitra kerjanya.

Hal ini meminta terkait penggunaan anggaran, terlebih dalam hal perawatan dan pemeliharaan pada RSUD Banten, apakah sudah benar-benar digunakan sesuai dengan peruntukannya, agar berbagai pelayanan yang ada di RSUD Banten dapat benar-benar tercipta rasa nyaman. [Agung]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *