Bantul [Jateng] botvkalimayanews|| Dalam upaya memperkuat struktur organisasi dan pemahaman ideologi Aswaja An-Nahdliyah, Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan kaderisasi tingkat nasional.
Kegiatan ini meliputi Suspelat (Kursus Pelatih) II, Latihan Instruktur (LI) II, dan Latihan MDS (Majelis Dzikir dan Shalawat) Rijalul Ansor tingkat I.
Rangkaian kegiatan intensif ini dilaksanakan selama lima hari, mulai tanggal 12 hingga 16 Februari 2026 di SPN Selopamiro, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pimpinan Wilayah GP Ansor Banten turut berpartisipasi aktif dengan mengirimkan 7 kader terbaiknya sebagai delegasi mewakili Banten untuk mengikuti pelatihan tersebut, yakni :
✅ 3 Peserta Suspelat Banser: Fokus pada peningkatan kompetensi instruktur Banser dalam baris-berbaris dan disiplin organisasi.
✅ 1 Peserta LI II (Latihan Instruktur): Fokus pada manajemen kaderisasi formal GP Ansor.
✅ 3 Peserta Latihan MDS Rijalul Ansor tingkat I: Fokus pada penguatan dakwah dan amaliyah keagamaan.
Ketua PW GP Ansor Banten menyatakan bahwa pengiriman delegasi ini merupakan wujud komitmen Banten dalam mencetak instruktur dan pelatih yang berkualitas.
“Kami berharap setelah kembali dari pelatihan nasional di SPN Selopamiro ini, para kader dapat mentransfer ilmu dan disiplin yang didapat kepada seluruh anggota Ansor-Banser di Banten, sehingga roda organisasi terus berputar dengan sehat dan masif,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan Upacara Penutupan dan Baiat seluruh peserta yang dinyatakan lulus mengikuti seluruh rangkaian materi dan tes kompetensi.
“Alhamdulillah, mengikuti Latihan MDS Rijalul Ansor tingkat I di SPN Selopamiro ini adalah pengalaman spiritual dan organisasional yang luar biasa. Kami ditempa tidak hanya secara intelektual untuk memahami peta dakwah kontemporer, tetapi juga diperkuat secara spiritual melalui amaliyah-amaliyah khas Nahdlatul Ulama,” ujar delegasi Banten perwakilan Peserta Latihan MDS Rijalul Ansor I
“Pesan saya untuk seluruh sahabat Ansor di Banten, mari kita jadikan Rijalul Ansor sebagai benteng ideologi dan wadah syiar yang sejuk di masyarakat. Ilmu yang kami dapatkan di sini akan segera kami tularkan untuk memperkuat basis dakwah di setiap cabang di Banten.” Tutup KH. Hamdan Suhemi, salah seorang Perwakilan Peserta Latihan MDS Rijalul Ansor I .
Penulis : Anjasmara








