https://botvkalimayanews.com/indeks/

Mendidik Anak di Anjurkan Sejak Dalam Kandungan

Dua Keluarga yang di Harapkan dan yang Tidak diharapkan Allah

Serang [Banten] botvkalimayanews.com||Hal tersebut disampaikan oleh Ustad dalam Tausyiahnya saat gelaran acara hajatan pelaksanakan Sunnah Nabi, keluarga Sanwani (alm) dan Maryati warga di kampung Ragas Desa Purwadadi Kecamatan Lebakwangi Kabupaten Serang -Banten menggelar Walimatul arus dan Khitanan cucunya, Rabu (25/03/26).

Suatu kebahagian yang dinantikan oleh pasangan Samasiah dan Sanjaya, terlaksananya resepsi pernikahan yang di gelar sejak Selasa malam sampai hari Rabu.

Persiapan resepsi yang mulai dilaksanakan pada Selasa, (24/03/26) hingga Rabu, (25/03/26) lalu itu masih terasa dalam suasana hari raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, maka kedua pihak keluarga mempelai di hari Selasa malamnya sekaligus menggemasnya dengan gelaran acara Halal bi Halal yang dirangkai dengan acara yakni ramah tamah dan tausyiah atau santapan rohani oleh penceramah kondang dan Qori terbaik di wilayahnya.

Acara ramah tamah semakin meriah setelah di buka dengan pembacaan Kalam ilahi yang di kumandangkan Qori terbaik yakni Ustd, H Akhmad Kumaini dan Ustad Romly, yang melantunkan Surah Ar Rum, surat Anisa ayat  01-4 Alisro, ayat 23-24 dan surat Tahrim ayat 4-6.

Semakin Hidmat setelah pendai dari Ciuni Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang, Ust H. Tofik menyampaikan Tausyiahnya yang bertopik “Mendidik anak itu dianjurkan sejak belum lahir dan setelah lahir, itu termasuk “Tarbiatul Aulan Qoblal Wiladah, Waba’dal wiladah”.

“Jadi mendidik anak itu sejak dalam kandungan sampa lahir, kita sebagai orang tua wajib mendidiknya,” Ucap Ust. H. Tobik dalam uraian ceramahnya.

Sementara itu, penceramah kedua, Ustd Romly yang kondangnya di sebut Ki Gondrong dari Pasagi Pabuaran kabupaten Serang-Banten dalam ceramahnya menyampaikan ada dua keluarga yang diharapkan Allah Subhanallahu Taala dan ada keluarga yang tidak di harapkan Allah.

Kata ustd Romli, keluarga yang diharapkan Allah mempunyai ciri, keluarganya dari anak-anaknya mengenal soal agama.

Menurutnya, keluarga yang seperti ini adalah keluarga yang diharapkan Allah, sedangkan dalam keluarganya yang tidak mengenalkan hal-hal yang berkaitan dengan agama, adalah keluarga yang tidak di harapkan oleh Allah Subhanahu wataala. Ucap Ust Romly.

Acara Sakral Izab Qobul.

Keesokannya, pada Rabu (25/03/26), kemudian digelar, acara sakral, kedua mempelai melakukan Izab qabul.

Acara ini dilaksanakan langsung oleh pegawai KUA Kecamatan Lebak wangi dan wali pengantin perempuan, Mamat Kaka kandungnya didampingi tokoh masyarakat, yakni, ust H .Nabhani, dan para saksi.

Mamat selaku wali dari mempelai perempuan menyampaikan, sebagai wali dari pihak perempuan, kami sudah sepatutnya menikahkannya dengan lelaki pilihanya.

“Kami sebagai wali ingin terwujudnya kewajiban kami sebagai wali, dalam acara yang sakral ini dengan menyerahkan langsung kepada lelaki pilihan adik saya, melalui akad nikah dihadapan para saksi dan tokoh masyarakat serta dihadapan pegawai Kantor Urusan Agama Kecamatan Lebakwangi,” Ucap Mamat.

Tampak hadir kebahagian terpancar diwajah kedua mempelai setelah selesai sesi akad nikah.

Begitu juga kedua keluarga mempelai merasa bahagia menyambut handai tolan yang datang dari pagi hingga petang mengucapkan selamat dan restu dan selamat, kemudian menikmati hidangan yang telah disiapkan keluarga mempelai. [Suprani]

IWO-I KABSER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *