Serang [Banten] botvkalimayanews.com|| Tilang Electronic Traffic Law Enforcement atau ETLE adalah sistem penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi yang menggunakan kamera pengawas (CCTV) untuk merekam, mendeteksi, dan menindak pelanggaran kendaraan secara otomatis.
Berbekal bukti foto pelanggaran yang ada, akan dikirimkan ke alamat pemilik kendaraan.
Penindakan terhadap pelaku pelanggaran lalulintas dijalan raya melalui tilang ELTE tersebut dinilai efektif menekan pengendara untuk tertib berlalulintas.
Namun ternyata, penindakan melalui tilang ELTE yang ada masih mempunyai kelemahan yang menimbulkan kerugian kepada masyarakat.
Pasalnya, kelemahan ini didapati dan dialami oleh botvnews.
Botvnews menerima surat konfirmasi tilang ELTE dari Dilantas Polda Banten yang di bawa Kurir yang biaya pengirimannya di bebankan langsung kepada penerima.
Dalam surat konfirmasi ELTE bernomor B/40377/V/YAN.1.2./2026/ DITLANTAS dengan 6 butir rujukan itu tertuang kalimat yang menyebutkan dugaan kesalahan atasnama pemilik kendaraan di persimpangan Jebon Jahe.
Setelah di amati dan diteliti, surat konfirmasi yang disertai dengan foto tangkapan kamera yang menyebutkan tempat, waktu dan dugaan kesalahan pengendara ternyata keliru dan salah alamat.
Telihat di surat konfirmasi, baik Nopol dan jenis kenderaannya tidak sesuai dengan kendaraan yang di miliki botvnews.
Mendapati hal ini, Kamis (21/05/2026) botvnews mencoba melakukan konfirmasi ke bagian Gakkum Direktorat Lalulintas (Dirlantas) Polda Banten.
Di ruangan Gakkum Dirlantas, botvnews tidak bertemu dengan Kabag, AKBP Syamsul, karena sedang tidak berada di tempat.
Disana, botvnews bertemu dengan salah seorang petugas diketahui bernama Rahmat.
Botvnews kemudian menyampaikan perihal persoalan kesalahan dan kekeliruan surat konfirmasi tilang ELTE yang diterima.
Dengan pelayanan primanya, botvnews menerima penjelasan bahwa kesalahan seperti yang tersebut dalam surat konfirmasi tilang ELTE yang diterima botvnews dapat diselesaikan oleh petugas dibagian loket, jika ternyata tidak ada kecocokan antara kenderaan botvnews dengan kendaraan yang ada di surat konfirmasi.
Disampaikan, jika ada hal-hal seperti ini, masyarakatnya dapat melakukan konfirmasi langsung ke nomor yang ada pada surat konfirmasi tersebu, dan tidak perlu datang ke kantor.
Namun botvnews menyampaikan kedatangannya selain ingin mengetahui kekeliruan, juga ingin mengetahui sejauh mana efektivitas sistem tilang ELTE ini.
Hal ini tidak semata-mata hanya sebatas dapat diselesaikan, bukan tidak mungkin, jika sistem yang ada tidak di tinjau atau dibenahi oleh para elite di kepolisian atau user, hal ini akan terus terjadi berulang.
Jika ini terjadi, dampaknya yang paling dirugikan adalah masyarakat, bukan cuma materi, tetapi juga menyita waktu dan tenaga.
Tak berhenti di sana, jika masyarakat tidak teliti, sudah barang tentu jejak digital kesalahan yang belum tentu dilakukan oleh masyarkat akan melekat di sistem yang ada, lalu bagaimana dengan biaya pengiriman yang sudah di bebankan kepada masyarakat.
Sudah sepatutnya operasional sistem tilang ELTE ini di evaluasi dan dibenahi secara berkala oleh kepolisian lalulintas sebagai usernya.
Bukan hanya sebatas informasi bahwa sistem tilang ELTE yang merekam, mendeteksi, dan menindak pelanggaran kendaraan secara otomatis setiap pelanggaran yang ada, lalu mengirimkan data identitas kenderaan, kemudian menjelaskan soal kelebihan dan kekurangan dari tilang ELTE dan seterusnya.
Sepertinya tanpa menyoalnya dan tidak dijadikannya catatan untuk di sampaikan kepada atasan sebagai solusi untuk membenahi kelemahan sistem yang ada, agar tidak terulang dan masyarakat tak dirugikan hanya karena kekeliruan sistem tilang ELTE yang ada di instituti kepolisian. [Red01]








