https://botvkalimayanews.com/indeks/

PERESMIAN KANTOR DPC SPN KABUPATEN SERANG — SAID IQBAL TEKANKAN KEADILAN UPAH, PESANGON, DAN PERJUANGAN BERSAMA NEGARA

SERANG, 26 Agustus 2026 ,botvkalimaya.com— Suasana penuh semangat perjuangan dan kebersamaan menyelimuti peresmian Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Serang. Acara ini dihadiri oleh para tokoh buruh, perwakilan pemerintah daerah, pimpinan perusahaan, tokoh masyarakat, serta ratusan pekerja dari berbagai kawasan industri di Kabupaten Serang. Sebagai pembicara utama hadir Ir. Said Iqbal, Penasehat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan sekaligus tokoh pergerakan buruh nasional.

Turut hadir pula: Koordinator dan Sekretaris Aliansi, Ketua Presidium KSPSI 73, perwakilan FSB Garteks, FSPMI, FSPKEP, FK3 Indah Kiat SBB, serta sayap gerakan Forum Buruh Cigorda dan Cikoja. Kehadiran berbagai elemen serikat pekerja ini membuktikan persatuan gerakan buruh yang kian kokoh di Kabupaten Serang.

AWAL PERJUANGAN: DARI PINJAMAN HINGGA MEMILIKI RUMAH SENDIRI

Ketua DPC SPN Kabupaten Serang Suprihat dalam sambutan pembukanya menceritakan perjuangan mewujudkan kantor sendiri:

“Setelah berkoordinasi dengan PSP SPN Kawasan Industri Nikomas, teman-teman bersedia membantu memberikan pinjaman. Mungkin hari ini kita terlihat lebih baik dibanding serikat lain, namun kewajiban kita pun besar — kita akan mencicilnya bersama setiap bulan.”

Kantor ini dibangun secara swadaya: ruang utama, saung lesehan untuk kebersamaan, serta dua kamar penginapan guna mendukung pendidikan kader tanpa biaya penginapan. Material bangunan mayoritas berupa palet sumbangan dari Nikomas, bahkan kayu bekas jembatan dari Bapak Kapolres turut diangkut dan dijadikan saung bangunan. Dukungan Camat, Kepala Desa, Sekretaris Desa, tokoh masyarakat Bapak Arifin, hingga masyarakat sekitar menjadi bukti kekuatan gotong royong.

TUHAN MENJAGA ORANG-ORANG BAIK

Membuka pidato utamanya, Said Iqbal menyampaikan pesan mendalam:

“Di mana orang berkumpul membicarakan kebaikan, di situ Tuhan menurunkan malaikat pelindung. Jangan takut ancaman, jangan takut uang suap — yang menjaga kita adalah perintah Tuhan. Siapa yang berani melawan malaikat? Kapolres, Bupati, siapapun — tak ada yang berani.”

Ia membagikan pengalaman pribadi dekat dengan Presiden Prabowo Subianto selama 15 tahun sejak di Hambalang — presiden prabowo sosok yang lembut terhadap perempuan, sayang kepada anak-anak kecil, dan berjuang membela bangsa dalam sembilan kali nyawanya terancam. “Hanya orang yang belum mengenalnya yang keliru menilai,” ujarnya.

UPAH HARUS NAIK — OMNIBUS LAW MERUGIKAN BURUH

Said Iqbal menegaskan dasar hukum upah menurut UU No. 13 Tahun 2003:

“Kalau ekonomi tumbuh, inflasi ada, harga barang naik — upah WAJIB naik. Itu akal sehat dan hukum. Tapi Omnibus Law justru memotong kesejahteraan atas nama investasi. Nggak ada teorinya begini.”

Dengan data resmi dari ILO Badan PBB, ia ungkap fakta: Vietnam rata-rata upah US$ 189/bulan, Indonesia masih US$ 184/bulan. Padahal Indonesia kaya sumber daya alam. Kenaikan upah 6,5% tahun ini bukan pemberian semata — hasil perjuangan buruh turun ke jalan hingga Presiden menyadari: “10 tahun buruh tidak pernah naik upah, hari ini saya berpihak pada mereka.”

MANAJEMEN DAN SERIKAT BURUH: DUA BAN SATU MOBIL

“Perusahaan itu ibarat mobil — ban kanan manajemen, ban kiri serikat buruh. Kalau searah mobil jalan mulus. Kalau berlawanan — ambruk seperti mobil Mister Bean.”

Said Iqbal menginginkan keseimbangan: perusahaan jaga buruh, buruh jaga perusahaan. Jangan sampai buruh pulang ke rumah meneteskan air mata karena susu anak tak mampu dibeli. “Daya beli buruh adalah roda perekonomian. Kalau buruh jatuh, beban negara membesar — BLT, jaminan kesehatan, kemiskinan melonjak,” tegasnya.

PESANGON 0,5 KALI MELANGGAR PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI

“Pesangon dipangkas jadi 0,5 kali? Salah besar! Putusan MK No. 18 Tahun 2024 menyatakan pesangon minimal 1 kali. PP 35 yang bertentangan itu gugur demi hukum. Undang-undang lebih tinggi dari Peraturan Pemerintah — masa pejabat tidak paham ini?”

Ia telah melaporkan pelanggaran tersebut ke Ombudsman RI. “Belum pernah pejabat melapor ke sesama pejabat? Kali ini terjadi. Kalau salah harus diluruskan, titik.” Di hadapan Presiden pun ia tegaskan: tugasnya meluruskan yang bengkok, membela yang lemah.

NEGARA HADIR SELAMATKAN PEKERJA — BUKTI NYATA BUKAN KATA

Said Iqbal ceritakan perjuangan nyata:

– PT Pakrin Mojokerto: 2.700 pekerja terancam PHK — didatangi langsung, dihubungi Doni Oskaria, Bank Mandiri dipanggil, pesangon Rp 132–150 miliar dicairkan, pekerja kembali bekerja.

– Pabrik Sepatu Nike: 4.000 karyawan hampir PHK karena kekurangan pesanan — diatur sistem dirumahkan tanpa potongan upah pokok, hanya insentif yang disesuaikan, tidak ada satu pun PHK.

– Jabagarmindo 12 tahun putusan pengadilan inkrah dijual namun pemilik melawan. “Katanya ada backing polisi? Saya hadap Kapolri. Beliau tegaskan: ‘Saya sikat, memalukan institusi.’ Oknum pelindung pelanggaran akan dibongkar!”

– Jabatex: 9 tahun gaji tak dibayar — kini dalam proses penyelesaian.

REDISTRIBUSI KEKAYAAN — UANG HARUS TURUN KE RAKYAT

“95% rakyat hanya menikmati 5% perputaran kekayaan. Uang berputar di kalangan korporasi saja. Presiden Prabowo ingin APBN diturunkan sampai ke desa. Bukan sekadar angka pertumbuhan ekonomi, tapi mengalir ke rakyat.”

Langkah konkret didorong:

– ✅ Sembako terjangkau: intervensi negara turunkan harga 10–20% → daya beli naik

– ✅ Koperasi buruh: didirikan induk koperasi nasional agar uang berputar di kalangan pekerja

– ✅ Perumahan rakyat: 3 juta unit rumah untuk pekerja

– ✅ Pemberantasan pelanggaran: tambang ilegal, perampasan tanah, sawit bermasalah — Satgas PHK Presiden bersihkan semua, tak peduli jenderal sekalipun beking dibalik pengusaha yang tidak memperhatikan kesejahteran buruhnya tandasnya

PERJUANGAN TETAP LANJUT — AGUSTUS TANPA UNJUK RASA, TAPI TIDAK BERHENTI

“Saya minta KSPI tidak ada aksi jalanan sepanjang Agustus. Bukan menyerah — kita ganti strategi: bangun institusi, masuk ke meja kebijakan, perkuat organisasi sendiri. Soal upah, jaminan sosial, redistribusi tanah — tidak ada kompromi, terus kita perjuangkan sampai tuntas.”

Peringatan tegas:

“Kita cinta negeri ini seperti kalian cinta negeri ini. Kita berjuang pakai cara negara, pakai hukum, pakai kebijakan. Tapi kalau kekuasaan dipakai untuk menindas rakyat — kita lawan sampai titik darah penghabisan.”

PENUTUP: RUMAH INI RUMAH PERJUANGAN

“Jadikan rumah DPC SPN ini rumah kita semua. Di sini kita merencanakan kebaikan, menyatukan langkah, membela yang lemah. Tuhan bersama orang-orang baik. Kebaikan pasti menang buruh bersatu berjuang pasti menang tegasnya.
Selamat berjuang!

Peliput: Media Perjuangan Buruh Kabupaten Serang
Tanggal: 26 Agustus 2026 ✊🇮🇩

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *