Jakarta||botvkalimayanews|| Selama ini perhatian pemerintah terhadap tempat bersejarah terabaikan, dapat dikatakan sangat kurang bahkan tidak ada perhatian.
Seperti Gedung Juang 45 Menteng Jakarta Pusat yang kondisinys sangat tidak baik, plafon, atap dan kaso balok kupak kapik mirip bangunan yang tidak diperhatikan sedikitpun.
Ironis sekali memang, kemana para pemerhati sejarah perjuangan yang ada dan para tokoh dinegeri ini, sehingga hal ini bisa terjadi.
Bisa jadi, hal ini juga terjadi dilokasi bangunan Gedung sejarah lainnya di seluruh daerah di Indonesia.
Hhal tersebut menjadi perhatian Prof DR Sutan Nasomal SH, MH.
Dalam pres rilisnya yang diterima botvkalimayanews, Prof DR Sutan Nasomal SH, MH, Pakar Hukum Internasional mengharapkan Presiden RI, Haji Prabowo Subianto memerintahkan bawahannya, Kementrian PU agar membangun sarana lokasi bangunan bersejarah yang ada di Indonesia. Sabtu (25/07/2026).
Mendekati Hari Besar Hajat Negara pada 17 Agustus 2026 dibanyak gedung tua Kota Jakarta telah menjadi tempat berdoa dan bersyukur INDONESIA MERDEKA dengan warna Nasional Merah Putih Berkibar.
Prof DR Sutan Nasomal SH,MH tidak melihat Pemprov Jakarta menyentuh Museum Gedung Juang 45 Menteng Jak-Pus di renovasi akibat beberapa kerusakan dan tidak adannya lampu penerangan.
Padahal Pemprov DKI mampu merenovasi gedung juang 45 Menteng dan menghidupkan kembali cahaya edukasi perjuangan di dalam gedung juang 45 Menteng Jak-Pus.
Pada kenyataannya, tanpa ada saksi sejarah perjuangan yang luar biasa dari masyarakat luas tentu penjajahan dari asing masih terjadi sampai sekarang.
Dunia boleh meninggalkan masa lalu. Tetapi masalalu adalah tongkat untuk masa depan dunia. Menjadikan catatan jatidiri berbangsa bertanah air.
Prof DR Sutan Nasomal bersama para pencinta Gedung Juang 45 Menteng Jak-Pus memohon kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk merenovasi gedung juang 45 Menteng Jakpus.
Harus kembali di hidupkan edukasi perjuangan didalam gedung juang 45 untuk anak anak muda Indonesia.
Tidak akan rugi Negara Indonesia merawat gedung juang 45 Menteng Jak-pus.
Agar bisa digunakan pada kegiatan hajat besar Negara Indonesia merayakan agustusan.
Dengan rasa syukur yang mendalam para pejuang Indonesia dimasa lalu menjadikan gedung juang 45 Menteng Jak-pus sebagai pusat bersilaturahmi dan memperkuat perjuangan mengalahkan penjajahan ditanah air.
Salah satu pengurus menyampaikan kepada media bahwa memang sangat penting di laksanakan perawatan dan renovasi gedung juang 45 di Menteng Jak-Pus karena memiliki historis perjuangan tanah air (Haji Erin)
Prof DR Sutan Nasomal sebagai pemerhati Gedung Bersejarah di Indonesia sangat menginginkan energi perjuangan untuk mencintai Indonesia kembali hadir di dalam gedung juang 45 Menteng Jak-Pus.
Semoga Presiden RI bersama Pemprov DKI mau bermurah hati memperhatikan dan merenovasi.
Narasumber :
Prof DR Sutan Nasomal SH, MH.
Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia, Jenderal Kompii, Ketua Umum YPLBH Pronass Unggul, Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS, Ketua Umum YPP Brigip, dan Ketua Umum Komite Wartawan Indonesia.







