Bogor [Jabar] botvkalimayanewsII Penertiban sekaligus pembekukan izin trayek angkot angkot tua yang berusia 20 tahu keatas sangat kita sambut ini positif.
Namun, Walikota Bogor juga harus mencarikan solusi pemilik angkot yang mayoritas perorangan agar dimudahkan mendapatkan angkot yang baru misal tanpa uang muka atau pekerjakan di kantor-kantor SKPD yang ada, ini baru Walikota Idaman masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Profesor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (Assotion Of Young Indonesian Advocation) dalam press rilisnya yang diterima botv, Rabu, (15/07/2026).
Walikota Bogor harus sediakan pekerjaan baru untuk para supir agar tidak menambah angka pengangguran di kota Bogor, perlu perhatian khusus dampak banyaknya angkot yang di bekukan.
Sangat tepat Walikota Bogor menertibkan perizinan angkot tua yang sudah tidak layak jalan. Agar keselamatan penumpang terjamin.
Maka ketegasan seorang pemimpin daerah menjadi nilai bagus di mata publik, apalagi para supir yang membutuhkan pekerjaan di sediakan lapangan pekerjaan yang baru, karena sudah tidak mungkin menjadi supir angkot lagi.
Kemudian berikan jaminan gaji sementara selama masih tidak bekerja. Bukankah para pemimpin daerah bertanggung jawab dengan semua bidang pekerjaannya.
Para supir ini bisa ditempatkan pada bidang kebersihan kota serta dibidang penataan kota Bogor sebagai pekerja.
Bila ada kredit lunak Pemkot Bogor bisa bekerja sama dengan pengusaha Bogor serta dishub membuka peluang usaha dan jasa untuk driver online sejenisnya.
Menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak banyaknya di kota Bogor adalah tanggung jawab walikota Bogor.
Agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya program kerja pemerintah kota Bogor.
Prof DR Sutan Nasomal SH,MH sebagai warga Bogor berharap, Kota Bogor maju.
Kota Bogor adalah ikon pusat budaya Sunda, maka perlu kerja keras sang pemimpin menjalankan tradisi Sunda, menciptakan suasana sejahtera masyarakatnya dan indah wilayah kota Bogor.
Narasumber :
Prof DR Sutan Nasomal SH,MH.
Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia, Ketua Umum YPLBH Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS.








